Sabtu, 03 Oktober 2015

Taman Buah Mekarsari, Wisata Sekaligus Belajar


Taman Wisata Mekarsari, berada di jalan Cileungsi, Bogor. Bagi Anda yang tinggal di ibu kota Jakarta, taman ini bisa menjadi pilihan untuk berlibur bersama anak-anak Anda. Taman buah ini digagas oleh Ibu Tien Soeharto dan mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1995. Awalnya, taman ini hanyalah tempat untuk konservasi tumbuhan, namun seiring waktu, taman ini diperluas menjadi kawasan edukasi, reboisasi dan wisata. Sekitar 100.000 jenis tanaman buah bisa Anda lihat di sini.

Apa saja yang bisa Anda dan keluarga lakukan di sini?
  • Membeli bibit di Garden Center.
  • Berbelanja buah segar.
  • Melihat tumbuhan langka, seperti durian lai atau buah kapulasan.
  • Wisata air. Pada area ini, Anda bisa memancing, bermain sepeda air, balon air, banana boat, angsa air, kano dan perahu. Ada pula kolam arus sepanjang 600 meter, ditambah dengan seluncuran yang sangat tinggi. Arena wisata air di Taman Mekarsari ini seluas 5,2 hektar dan memiliki kapasitas hingga 15.000 pengunjung. Kabarnya, ini adalah taman permainan air yang terbesar di Asia. Belum cukup? Di sini ada Danau Cipicung seluas 20 hektar.
  • Memetik buah langsung dari pohonnya. Masing-masing buah bisa dipanen sesuai musimnya.
  • Ajak anak-anak bermain, misalnya menjaja Go-Kart, Bom-bom Car atau fancy train.
  • Berkeliling kebun. Selain bisa mengunjungi kebun-kebun yang sedang panen, Anda bisa menggunakan kesempatan ini untuk mengenalkan jenis-jenis buah pada anak-anak.
  • Untuk Anda yang penasaran menanam padi, di sini juga ada program yang telah disiapkan. Lebih serunya lagi, program ini juga mempersilakan Anda untuk memandikan kerbau dan melukis di topi caping.
  • Nikmati pemandangan Bogor dari atas menara.
  • Outbound. Anda bisa menjajal permainan flying fox, sarang laba-laba, rumah pohon, bermain paitball, dsb.
  • Jika belum puas mengelilingi taman yang sangat luas ini, jangan khawatir, Anda bisa menginap dulu dan melanjutkan ‘petualangan’ esok harinya. Di sini tersedia beberapa jenis penginapan. Misalnya D’Cabin, yang ruangannya menggunakan serupa container yang dihias. Ada juga rumah pohon dan area untuk berkemah. Masing-masing dari penginapan ini harganya berbeda dan berbeda pula jika Anda menginap di hari biasa atau di hari libur.
Untuk masuk ke kawasan ini, Anda akan dikenakan biaya perorangan, biaya masuk kendaraan Anda dan untuk setiap wahana yang akan Anda naiki, dikenakan biaya masing-masing. Kawasan wisata ini tak pernah sepi, tak jarang pengunjung harus lama mengantre untuk bisa masuk ke sini.


Image: wisatajawa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar