Tampilkan postingan dengan label Lokasi camping. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lokasi camping. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2016

Mengeksplor Curug Cimarinjung Sukabumi


Geopark Ciletuh Sukabumi, memiliki banyak objek wisata di dalamnya yang menarik untuk Anda eksplor. Ada beberapa air terjun (curug) di sini, misalnya Curug Sodong, Curug Dogdog dan Curug Cimarinjung. Pada ulasan kali ini, mari sedikit membahas mengenai curug yang terakhir.

Curug Cimarinjung berada di Desa Ciemas, beberapa kilometer dari Pantai Palangpang. Memasuki desa ini, belum apa-apa, Anda sudah akan disambut dengan suasana desa yang istimewa. Hamparan sawah membentang di kanan dan kiri Anda. Apalagi buat Anda yang tinggal di kota besar, pemandangan hijau seperti ini pastilah membuat Anda terpukau.

Jika menemui sebuah batu besar, nah, berarti Anda akan segera sampai ke curug Cimarinjung. Anda masih harus jalan kaki sekitar 400 meter dari sini. Tenang, Anda tidak bakal jenuh, kok, karena pemandangan lain yang tak kalah indah bakal menemani Anda, yaitu Teluk Ciletuh dan Samudra Hindia.

Curug Cimarinjung, adalah air terjun dengan ketinggian 40 meter. Yang menjadikannya menawan ialah air ini berasal dari atas tebing berwarna kecokelatan, beberapa pohon tampak melekat dan menjuntai dari tebing tersebut. Di bawahnya, terdapat 2 bongkahan batu besar dan pohon serupa bentuk bonsai berukuran besar. Pemandangannya bak yang ada di dalam film!

Meskipun menarik, nyatanya, tak banyak pengunjung yang datang kemari. Bukan karena tak laku, tapi karena belum banyak orang yang mengetahui keberadaan air terjun cantik ini. Mereka yang berwisata ke sini, paling-paling hanya warga dari sekitar kawasan ini saja.

Lokasi yang pas buat para backpacker dan pencinta petualangan. Buat Anda yang senang fotografi, mengambil gambar di lokasi ini, dijamin akan menghasilkan karya yang keren, deh. Selain itu, dengan Anda mengunjungi tempat ini, Anda bisa membantu penyebaran informasi mengenai Curug Cimarinjung, kan? Jika banyak pengunjung yang datang, tidak cuma curug ini bakal terkenal, tapi perekonomian masyarakat di sekitarnya juga akan terbantu, karena kawasan ini mereka kelola sendiri.

Karena masih minim pengunjung, fasilitas di sini pun masih jauh dari memadai. Belum ada sarana seperti lahan parkir, warung makan, apalagi penginapan. Jikalau berminat, Anda diperbolehkan mendirikan tenda untuk menginap. Beberapa rumah warga juga ada yang disewakan. Urusan makanan, Anda bisa membayar jasa pada mereka. Ya, mungkin hal ini juga menjadi alasan kenapa objek wisata ini masih sepi.

Yang penting, kalau berwisata di sini, Anda dilarang mengotori atau membawa pulang sesuatu yang berasal dari Curug Cimarinjung ini.


Image: ivacanza

Selasa, 15 Maret 2016

Wisata Kalibiru Wisata yang Terpadu


Kalibiru adalah lokasi wisata alam yang terdapat di Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta.Kalibiru menurut cerita, pertama kali diberdayakan oleh masyarakat sekitarnya di sekitar tahun 2008. Dulu, semasa percobaannya, di sini ditanami begitu banyak pepohonan. Mugkin pohon-pohon inilah yag menjadikan tempat ini menjadi begitu asri dan sejuk, terutama di pagi hari.

Tempat wisata alam ini berada di ketinggian yang ‘lumayan’, jadi selain Anda mesti berani, juga dibutuhkan tubuh yang fit. Perjuangan Anda tak bakal sia-sia, kok, dari atas sini, Anda melihat keindahan hutan secara keseluruhan. Pemandangan lainnya adalah waduk Sermo dan jika cuaca dalam keadaan baik, bahkan Anda bisa melihat lautan (pantai selatan), walaupun hanya dari kejauhan.

Ada banyak hal lainnya yang bisa Anda nikmati, seperti wisata pedesaan, wisata budaya, wisata pendidikan. Anda juga bisa trekking, menikmati pemandangan dari gardu pandang, dsb. Ketika trekking ini, Anda bisa melihat beberapa jenis hewan liar, seperti elang jawa, ayam alas, landak bahkan harimau jawa.

Kalau ingin melihat matahari terbit, maka Anda sebaiknya menginap di sini. Di sini sudah tersedia tempat penginapan berupa cottage, camping ground, warung penjual makanan dan toko yang menjual souvenir yang ada di sisi jalan menuju bibir pantai. MCK, tempat untuk sholat dan pertemuan juga sudah ada. Fasilitas lainnya adalah lokasi outbond (flying fox) dengan ketinggian 50 dan 85 meter.

Anda mesti ekstra hati-hati saat menuju kemari, karena kondisi jalanannya belum begitu bagus. Selain belum rapi, belokannya tajam dan banyak tanjakan. Jika ingin mencoba bertualang, Anda bisa menuruni sendiri kondisi jalanannya di sini, atau jika ingin membawa kendaraan, pastikan kondisi kendaraan tersebut prima, ya.


Untuk berkunjung ke sini, ada biayanya, ya. Murah, kok, tak sampai Rp 5000 per orang. Tapi, ya, tentu saja, untuk fasilitas lainnya, seperti pendopo, kasur dan biaya parkir, Anda mesti membayar lagi. Sebelum memastikan akan menginap, Anda perlu mem-booking kamar, karena tempatnya terbatas dan seringkali kebanjiran pengunjung.

Image: rentalhiacedijogja

Selasa, 09 Februari 2016

Hamparan Karang di Pantai Balakembang




Jika Anda berlibur ke Kota Apel, Malang, mungkin Anda bisa mengunjungi Pantai Balakembang, pantai di tepi Samudra Hindia. Pantai ini berada di Desa Srogoco, Kecamatan Bantur, sekitar 65 km sebelah selatan Kota Malang. Pantai Balakembang menjadi istimewa karena memiliki karang laut yang sangat banyak. Karang di pantai landai ini membentang sepanjang 2 km dan melebar hingga 200 meter ke tengah laut.

Selain itu, Pantai Balakembang memiliki 3 pulau di sekitarnya, yaitu Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni, yang semakin menjadikannya istimewa, pada Pulau Ismoyo, terdapat sebuah pura yang megah, yaitu Pura Luhur Amertha Jati dan sebuah jembatan yang menghubungkannya dengan Pantai Balakembang. Adanya pura ini menjadikan pengunjung terasa seperti sedang ada di Bali. Bahkan, Pantai Balakembang disebut sebagai Tanah Lot-nya Pulau Jawa.

Jangan hanya menikmati keindahan pantainya, mari mencoba kegiatan lainnya. Di sini tersedia fasilitas untuk diving dan snorkeling. Atau Anda ingin melihat pesona Balakembang dari atas? Yuk, jajal flying fox nya di hari sabtu dan minggu. Biayanya terjangkau. Pantai Balakembang juga sering dijadikan tempat untuk berolahraga. Klub sepakbola seperti Arema dan Persema, katanya, sering latihan di pantai ini.

Pantai Balakembang cukup ramai didatangi pada musim liburan dan hari raya umat Hindu. Pada hari-hari lainnya, di sini terbilang sepi.


Soal fasilitas, bisa dikatakan sudah cukup baik. Jalanan menuju ke sini rapi, sudah diaspal dengan mulus. Jika ingin menginap, tentu jauh sekali jika harus kembali ke pusat kota. Nah, Anda bisa menginap di pantai ini, karena sudah ada beberapa penginapan dan disediakan pula camping ground. Fasilitas lainnya yang ada yaitu kios-kios penjualan oleh-oleh, pusat informasi, area parkir yang luas dan warung makan. Biaya masuknya juga murah.

Image: rumahreview

Sabtu, 06 Februari 2016

Berwisata di Hutan Magrove Jakarta




Bagi warga Jakarta, ada satu kawasan yang bisa dijadikan pilihan berlibur di akhir pekan, yaitu Hutan Mangrove di kawasan Pantai Indah Kapuk. Anda yang tak punya banyak waktu untuk pergi liburan, mungkin bisa menjajal area ini, karena lokasinya yang hanya terletak di pinggir Jakarta.

Soal biaya, berlibur ke sini juga terbilang murah. Anda yang tak mau membawa kendaraan pribadi, bisa naik bus atau angkot. Biaya masuknya juga murah, untuk kita warga lokal, hanya dikenakan biaya sekitar Rp 25.000 saja. Nah, berbeda ya jika Anda membawa teman yang merupakan wisatawan mancanegara, karena biaya masuk untuk mereka akan berkali-kali lipat lebih mahal. Biaya lainnya adalah biaya parkir kendaraan.

Apa, sih, yang bisa dilakukan di sini. Tentu saja menikmati pemandangan hutan yang rimbun. Sesekali menikmati alam hijau, menggantikan gedung bertingkat dan jalanan yang super padat. Pemandangan ini bisa dinikmati dengan menelusuri jembatan kayu, naik di menara pandang atau berkeliling dengan kano atau perahu. Masing-masing memiliki biaya sewa yang berbeda. Hutan Mangrove PIK ini juga sering dijadikan lokasi foto prewedding di kawasan Jakarta. Memang, di sini cukup banyak spot yang cantik.

Untuk melepas lelah atau menghindari hujan, Anda bisa menyewa villa atau berkemah di camping ground. Kicauan burung dan hewan lainnya akan ‘menemani’ istirahat Anda. Atau mungkin Anda tertarik untuk wisata penanaman mangrove? Kan, seru, berwisata sambil melindungi alam.

Oh, ya, hanya ada satu kantin di sini, makanan yang dijual hanyalah makanan dan minuman ala kadarnya. Fasilitas lainnya yang telah disediakan adalah toilet dan tempat untuk sholat.


Saran bagi Anda yang ingin berkunjung ke sini. Sebaiknya datang dari pagi hari, karena menjelajah kawasan ini butuh waktu yang lumayan lama, luas, loh. Di siang hari, juga panas akan semakin menyengat, apalagi di area yang tidak ada pohonnya. Pakailah sepatu yang nyaman untuk menghindari pegal dan tersangkut di jembatan kayu. Jangan lupa untuk menggunakan krim anti nyamuk, ya.

Image: malesmandi

Senin, 25 Januari 2016

Berwisata Sekaligus Belajar di Watu Lumbung Parangtritis


Salah satu objek wisata yang sedang ramai diminati di Jogjakarta adalah kawasan wisata edukasi bukit Watu Lumbung. Bukit ini berada di sebelah utara Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul.

Menurut informasi, awal mula dari kawasan ini adalah ide dari seseorang yang ingin memberdayakan masyarakat sekitar dengan mengubah hutan jati ini menjadi kawasan wisata alam. Di sini, terdapat bangunan-bangunan sederhana dari bambu yang digunakan untuk menikmati keindahan Parangtritis. Keindahan sore hari adalah yang paling ditunggu-tunggu oleh wisatawan

Tak sekadar menikmati panorama, di sini juga menyuguhkan wisata edukasi. Misalnya, Anda bisa membaca buku di perpustakaan yang disediakan atau membantu menanam pohon. Nah, dibalik kegiatan tersebut, ada hadiah yang menanti, berupa makanan, minuman atau merchandise gratis. Misalnya, ada satu kedai yang memiliki program donasi buku. Jika Anda membawa minimal tiga buah buku bacaan, maka Anda akan mendapat teh, pisang dan tahu cocol segara gratis.

Kabarnya, di sini Anda bisa memasak sendiri, bahkan saling membantu memasak dan mencuci piring.

Suka wisata kuliner? Bisa juga, nih. Beragam jenis hidangan khas pedesaan dijual di sini, misalnya sate dan susu. Jika ingin menghabiskan waktu lebih lama, datanglah pada hari jumat. Di jumat malam, ada persembahan musik akustik di sini. Alunan musik ini menemani pengunjung menikmati indahnya langit di atas bukit pada malam hari. Jika ingin menginap pun bisa, tersedia cottage dan camping ground.

Memang tak ada kemewahan di area wisata ini, namun nilai edukasi, pemandangan yang indah bisa menjadikan liburan Anda menjadi istimewa.


Hati-hati ketika menaiki bukit, karena jalanannya licin dan di malam hari, masih minim penerangan. Jangan lupa membawa pakaian hangat, ya, di malam hari, suhunya cukup dingin.

Image: brilio

Rabu, 09 Desember 2015

Pohon Tunggal si Ikon Pantai Pok Tunggal


Pantai Pok Tunggal, berada di desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Pantai Pok Tunggal yang terletak di antara pantai Indrayanti dan pantai Siungi ini, adalah salah satu dari sederetan pantai menawan di kawasan Gunungkidul. Untuk sampai ke pantai ini, bukanlah perkara mudah. Perjalanan yang ditempuh cukup jauh dan sulit, jalanannya masih sempit, berkelok-kelok dan berbatu.

Lelah Anda akan terbayar ketika sampai di pantai ini. Keindahan pantai Pok Tunggal akan menyambut Anda, selain dari pantainya yang bersih dan airnya yang biru jernih, ditambah dengan tebing-tebing karang yang membelakangi pantai dengan gagahnya. Payung berwarna-warni di sekitar pantai juga menambah cantik panorama.

Ada yang unik dari pantai, yaitu adanya sebatang pohon duras yang sangat rindang tumbuh di bibir pantai. Pohon yang kabarnya sulit sekali tumbuh ini kini menjadi ikon dari pantai Pok Tunggal. Dari situ pula diambil nama pantai ini. Pohon ini sangat dijaga masyarakat, sekaligus pula menjadi lambang kemakmuran mereka, jadi jangan coba-coba untuk memanjat pohon ini, ya.

Pantai Pok Tunggal juga memiliki mata air tawar, yang berasal dari bawah tanah. Air tawar ini biasa digunakan warga setempat untuk kebutuhan sehari-hari dan kegiatan berjualan di sekitar pantai. Di tebing-tebing sekitar pantai hidup kawanan kera. Melihat indahnya pemandangan matahari terbenam. Di pantai ini tak hanya kedatangan wisatawan lokal dari tapi juga turis asing ini, Anda bisa berkemah. Jika kita tidak membawa perlengkapan berkemah, kita bisa menyewa milik warga.

Jika tidak ingin bermalam di sini, sebaiknya Anda tidak pulang di malam hari karena jalanan sempit tadi belum memiliki penerangan dan bisa membahayakan.

Image: jogjakini

Sabtu, 05 Desember 2015

Mendaki Gunung Purba Gunung Nglanggeran


Bagi Anda para pencinta pegunugan, sudah pernah wisata ke gunung Nglanggeran, belum? Gunung ini adalah gunung api purba, yang pernah aktif, puluhan juta tahun yang lalu. Menjadi satu-satunya gunung purba di Jogjakarta yang terbentuk dari pembekuan magma. Gunung ini terdiri dari batuan andesit, lava dan breksi andesit.

Ada sebuah cerita mengenai gunung ini. Kabarnya, nama gunung ini berasal dari kata nglanggar atau melanggar. Konon, dulu ada seorang warga yang ceroboh merusak wayang milik seorang dalang yang diundang untuk merayakan musim panen. Dalang yang murka tersebut kemudian mengutuk warga itu menjadi wayang dan dibuang ke gunung ini.

Mari beralih ke soal wisata di gunung ini. Membutuhkan waktu 1,5 jam pendakian untuk tiba di puncak gunung Nglanggeran, sekitar 300 meter tingginya. Selama pendakian, Anda akan melewati jalanan tanah dan lorong-lorong sempit dari batu. Pendakian tak terlalu sulit karena telah disediakan pegangan untuk kenyamanan pengunjung.

Nikmati cantiknya awan dari ketinggian. Bebatuan unik yang berserakan. Sawah yang menghijau milik warga menambah indahnya suasana. Menjelang hari gelap, nikmati pesona matahari terbenam di bukit ini dan saksikan gemerlap lampu kota di kejauhan, menjadi pemandangan bagi mereka yang berkemah di sini.

Ada beberapa gunung lainnya di kawasan ini, di antaranya adalah gunung air comberan yang memiliki mata air yang tak pernah kering, gunung gedhe yang biasa dijadikan lokasi berkemah, gunung buchu yang sering dijadikan lokasi panjat tebing, dsb. Gunung-gunung ini memiliki kisahnya masing-masing.

Selain itu, di kawasan ini juga ada embung. Seperti sebuah telaga, yang berfungsi untuk menampung air untuk kebutuhan mengairi kebun dan sawah di sekitarnya. Dari atas bukit, warna air ini terlihat cantik sekali.


Ada beberapa fasilitas di sekitar kawasan wisata ini, misalnya pusat informasi, fasilitas kesehatan, camping ground, toilet dan homestay.

Image: penjelajahalam88

Kamis, 03 Desember 2015

Berkemah di Pantai Sadranan yang Indah


Pantai Sadranan. Pantai ini menjadi tempat bagi nelayan sekitar untuk mencari nafkah. Sadranan juga menjadi lokasi melangsungkan kegiatan ritual keagamaan, bahkan kabarnya, nama Sadranan diambil dari kata ‘nyadran’, yaitu ritual sedekah laut, yang biasa dilakukan untuk berterimakasih pada Sang Pencipta, atas hasil laut yang berlimpah ruah. Selain itu, tentu saja pantai ini adalah lokasi wisata yang menarik.

Lokasi Pantai Sadranan berada di Dusun Pulegundes II, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta. Lokasinya cukup terpencil karena diapit oleh beberapa pantai sekaligus, seperti pantai Krakal, Sili dan Ngandong. Untuk mempermudah Anda menuju ke sini, ikuti saja jalur pantai Krakal.

Nama pantai Sadranan tengah naik daun, di akhir pekan dan kala musim libur tiba, pantai ini dipenuhi pengunjung, terutama muda-mudi. Pemandangan pasir putih dan lautan yang biru jernih, sudah pasti menjadi daya tarik pantai ini. Banyak pengunjung kini menikmati pantai Sadranan sebagai lokasi snorkeling, melihat langsung indahnya ikan-ikan kecil yang berenang di sela terumbu karang di sekitar bibir pantai.

Spot favorit snorkeling di sini adalah di Watu Pecah dan Kali Senggoro. Adapun jenis-jenis ikan yang bisa Anda lihat, misalnya ikan Kepe–Kepe, Areng–Areng, Morish Idol, Botana Kuning, Botana Achilles, Ikan Lepu, Kerondong (Belut Moray), anakan Kerapu, Belanak, Muniran/ Pajung Pari, ikan Buntal dan ikan Neon. Di antaranya adalah ikan langka.

Namun perlu diingat, jika Anda ingin berenang atau melakukan snorkeling di sini, ada waktu-tertentu, ya. Tunggulah ketika air sedang surut, misalnya di pagi atau sore hari. Karena pantai Sadranan memiliki ombak yang cukup besar dan bisa membahayakan. Jika belum bisa snorkeling, di sini ada jasa penyewaan perlengkapan snorkeling, lengkap dengan jasa instrukturnya.

Puas berenang dan snorkeling, jika masih betah berada di sini, Anda bisa berkemah di malam hari. Bisa dengan membawa perlengkapan tenda sendiri atau menyewa, jika ingin lebih praktis. Biayanya pun terjangkau. Nikmati indahnya malam bertabur bintang di pantai Sadranan.


Sayang sekali, belum lama ini, pantai Sadranan mengalami longsor yang memakan korban, namun bencara tersebut tak menjadikan pantai indah ini kehilangan pengunjungnya. Tips untuk Anda, pertama, berhatilah-hatilah ketika berenang, jangan menginjak terumbu karang dan hindari berteduh langsung di dinding tebing.

Image: kabarhandayani

Rabu, 02 Desember 2015

Pilihan Wisata di Kota Blitar (Part 1)


Blitar, kota bersejarah ini memiliki beberapa julukan, yaitu kota proklamator, kota patria dan kota peta (pembela tanah air). Satu lagi, kota blitar juga dijuluki dengan kota koi karena ikan koi yang populer di Jepang itu, mampu berkembang biak dengan baik di sini. Selain penuh dengan hal-hal hebat seperti di atas, Blitar nyatanya adalah kota yang juga menyenangkan karena memiliki begitu banyak tempat untuk berwisata. Apa saja, ya? Nah, jika Anda mengunjungi Blitar, Jawa Timur, jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat berikut, ya.

Pantai Tambakrejo
Sesuai dengan namanya, pantai ini berlokasi di desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Dari kota Blitar, untuk menuju ke pantai ini membutuhkan 1 jam perjalanan. Memang cuma 1 jam, tapi jalanannya berliku-liku, ditambah banyaknya turunan dan tanjakan yang tajam. Cuma mobil tertentu yang bisa melewati jalanan ini.

Ingat, berwisata di sini, sangat tidak disarankan untuk berenang di lautan, karena ombak di sini besar. Cukup main air di bibir pantai saja sembari menikmati pemandangan pantai yang memukau. Kegiatan lainnya di pantai ini adalah wisata kuliner. Di sini banyak warung yang menjual aneka hidangan laut dengan harga yang terjangkau. Jangan lupa, tanyakan harga tiap menu sebelum memesan.
Image: thonous11

Arung jeram soko
Nah, jika Anda senang main air tapi tidak ingin ke pantai, Anda bisa mencoba arum jeram di desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi. Lokasi ini cocok bagi pemula. Selain rafting, Anda juga bermain kayak dan tubing. Nikmati serunya arus sungai sepanjang 9 km dengan pemandangan sawah dan pedesaan di sekitarnya. Di sini, Anda juga bisa camping dan mencoba kegiatan outbond lainnya.

Candi Sawentar
Candi yang baru kembali digali tahun 1915 ini, berada di Dukuh Kanigoro, Kecamatan Garum. Candi kecil ini, bisa dibilang cukup utuh jika dibandingkan dengan beberapa candi lainnya di Blitar. Diduga, candi ini dibangun untuk memuja Dewa Wishnu dan dibangun di awal masa Kerajaan Majapahit. Candi lainnya yang bisa Anda lihat dan kondisinya cukup baik adalah candi Penataran di desa Penataran.


Agrowisata Karangsari
Setelah berkeliling Blitar, mari segarkan diri dengan mencicipi manisnya buah belimbing di kawasan agrowisata Karangsari. Anda boleh memetik sendiri buah belimbing yang akan Anda beli. Selain buah segar, tersedia pula olahan belimbing lainnya seperti dodol belimbing, manisan, selai, sirup dan keripik belimbing. Pas, kan, untuk oleh-oleh ketika pulang nanti?
Image: belimbingkarangsari

4 tempat di atas hanyalah segelintir dari sekian banyak objek wisata di kawasan Blitar. Masih ada banyak tempat-tempat wisata menarik lainnya yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga. Nantikan informasinya di artikel selanjutnya.



Selasa, 24 November 2015

Pantai Buyutan Pantai Tersembunyi yang Menawan


Pantai Buyutan. Pantai cantik dan tersembunyi ini terletak di Dusun Tumpak Watu, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan. Seakan tak ada habisnya, ya, jika membicarakan pantai di Pacitan ini. Buyutan berada di ujung barat daya provinsi Jawa Timur, yang berjarak 270 km dari kota Surabaya atau 100 km dari Solo. Untuk menempuhnya kita butuh waktu 5-6 jam dari Surabaya. Yang paling mudah, untuk menuju ke pantai Buyutan ini adalah melalui jalur ke Goa Gong.

Waktu tempuh yang cukup panjang, ya? Nyatanya, perjalanan belum berakhir di situ. Setelah tiba di penghujung jalan besar. Setelah melewati jalur sempit yang turun naik, Anda masih mesti jalan kaki lagi, atau naik motor untuk sampai ke bibir pantai. Cukup jauh, 4 km. Melelahkan.

Anehnya, meski bersebelahan dengan pantai Klayar yang terkenal itu, namun belum banyak orang yang tahu tentang keberadaan pantai ini. Sehingga suasananya masih cukup asri, sepi dan tenang. Cocok untuk tempat beristirahat.

Rasa lelah Anda akan terbayar setelah tiba di bibir pantai. Indahnya hamparan pasir putih dengan air yang biru pekat. Ombaknya bergulung-gulung, cukup besar. Tebing yang ada di sekitarnya menjulang tinggi dan kokoh. Keindahan pantai Buyutan dijamin membuat Anda betah bersantai di sini.

Di bibir pantai, banyak terdapat karang yang bisa terlihat dengan jelas ketika air laut sedang surut. Beberapa batu karang yang berukuran cukup besar juga menghiasi pantai ini. Suasana semakin indah dikala datang waktunya matahari terbit atau terbenam, lebih indah lagi, jika Anda menyaksikannya dari atas tebing. Bahkan, beberapa spot di tebing ini kabarnya juga cocok untuk dijadikan lokasi pemotretan, prewedding misalnya.

Ciri khas dari pantai Buyutan ialah batu-batu karang tadi, yang memiliki beragam bentuk. Ada yang sekilas terlihat seperti perahu, dan yang paling unik adalah karang yang berbentuk seperti mahkota dewa. Bicara tentang karang mahkota ini, ada sebuah cerita yang beredar di masyarakat sekitar. Menurut mitos, batu ini dulunya adalah mahkota dari dewa Narada yang terjatuh ketika sedang terbang di kawasan itu. Entah bagaimana kebenaran dari kisah tersebut.

Nah, jika ingin bermalam di pantai ini, sayangnya belum ada penginapan karena memang kawasan ini belum dikembangkan. Anda bisa berkemah di sekitar pantai. Di bibir pantai terdapat tempat yang cukup luas dan sudah tersedia sumber air tawar yang bisa Anda gunakan untuk kebutuhan memasak, minum dan mandi. Bawalah sendiri perbekalan Anda, seperti tenda dan kebutuhan memasak, karena di sini juga belum ada yang menjual makanan dan minuman. Bawa pula baju hangat, pagi hari di sini sangat dingin.

Tips untuk Anda yang bermalam di sini, di sekitar tebing, terdapat habitat yang dihuni kawanan monyet. Sebetulnya mereka mengganggu, mungkin juga ‘tidak terbiasa’ dengan manusia, tapi tidak ada salahnya untuk tidak mendekati mereka dan jagalah barang bawaan Anda.


Image: info-buyutan

Senin, 09 November 2015

Berwisata di Padang Rumput Taman Nasional Baluran


Taman Nasional Baluran, berlokasi di kawasan Banyuputih, Situbondo, setelah utara Kabupaten Banyuwangi. Taman nasional ini adalah bagian dari perwakilan ekosistem hutan di Pulau Jawa, seperti savanna, hutan mangrove, hutan pantai, hutan musim dan hutan rawa.

Nama taman nasional ini, diambil dari nama gunung yang ada di sekitarnya, yaitu gunung Baluran. Gunung ini sudah tak lagi aktif, sehingga aman. Mengapit di sebelahnya, ada gunung Ijen dan Semeru. Di taman ini, terdapat sekitar 444 jenis tumbuhan, yang di antaranya adalah tumbuhan endemik. Contoh, tanaman widoro bukol atau mamba.

Sedangkan untuk hewan, taman nasional ini menjadi rumah bagi 155 jenis burung , sebagiannya adalah golongan yang langka, seperti bangau tong-tong, kangkareng dan ayam hutan merah. Hidup pula di sini 26 jenis satwa lainnya, seperti kucing bakau, kancil, macan tutul, kerbau liar, kijang dan rusa. Terdapat pula banteng, yang sekaligus menjadi ikon taman nasional ini.

Dengan kondisi lahan kering yang membentang, dan banyaknya hewan yang hidup di sini, maka tak jarang, Taman Nasional Baluran, disebut-sebut mirip dengan Afrika. Maka untuk Anda yang senang bertualang dan sangat ingin melihat ‘liar’nya Afrika, mungkin Anda bisa berwisata ke sini.

Di taman yang begitu luas ini, terdapat beberapa pos pengamatan, misalnya pos pengamatan Bekol Savannah. Pos in menjadi tempat mengamati ayam hutan, banteng, rusa, kerbau liar dan burung merak. Sedangkan jika Anda ingin kegiatan di air, Anda bisa mengunjungi pantai Bama, yang memang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan memancing atau snorkeling. Di pantai ini pun banyak ditinggali hewan, misalnya kera atau rusa. Keindahan taman nasional ini juga menjadi incaran para fotografer, disarankan, jika anda ingin mengambil foto di kawasan ini, datanglah di awal hari.

‘Replika’ Afrika ini juga memiliki spot untuk Anda berkemah. Toilet dan sumber air sudah disediakan dengan baik di sini.


Jika Anda datang dari luar Jawa Timur, maka lokasi tujuan pertama Anda untuk ke sini adalah Kota Surabaya. Jalan menuju lokasi ini sudah baik. Sebagai tips, jika ingin ke sini, jangan menggunakan mobil kecil. Ada pun waktu yang baik untuk mengunjungi kawasan ini, yaitu di antara bulan Maret hingga Agustus. Bawalah perbekalan Anda, karena belum ada fasilitas untuk rumah makan di sini. Juga jangan lupa membawa kantong sampah, supaya Anda tidak mengotori kawasan ini, ya.

Image: travel.kompas

Rabu, 04 November 2015

Teluk Cinta yang Menawan Hati


Pulau Labengki, atau yang juga dikenal dengan sebutan Teluk Cinta. Kawasan wisata ini berada di Desa Labengki, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jaraknya sekitar 70 km dari pusat kota Kendari. Jika dilihat dari atas, memang, bentuk pemandangannya menyerupai bentuk hati.

Untuk menuju ke sini, biasanya keberangkatan di mulai dari Pelabuhan Kendari ke perkampungan suku Bajo, dengan perjalanan dengan kapal selama 4-5 jam. Tergantung dari keadaan cuaca. Dari perkampungan ini, teluk Cinta bisa Anda tempuh dengan waktu sekitar 20 menit saja. Anda bisa menyewa kapal nelayan dari sana, tarifnya tak terlalu mahal, berkisar antara Rp 150.000 saja.

Pulau Labengki juga dijuluki dengan nama ‘miniatur Raja Ampat’, karena di sekitarnya ada gugusan pulau karang. Karang-karang ini ada yang besar, ada pula yang kecil, makanya, Pulau Labengki dibagi menjadi Pulau Labengki Besar dan Pulau Labengki Kecil. Di kawasan pulau ini, banyak terdapat titik-titik diving dan snorkeling. Teluk Cinta juga menjadi rumah dan penangkaran bagi beberapa jenis kima. Bahkan, menurut informasi, spesies kima terbesar di dunia, kimaboe, ada di kawasan ini. Ukuran kima di perairan ini mencapai 50 cm. Untuk melihat satwa langka ini, menyelamlah di kedalaman sekitar 20 meter.

Teluk Cinta juga seringkali dimanfaatkan untuk kegiatan memancing. Di sini Anda bisa mendapatkan ikan kerapu, barakuda, ikan layar, tuna sirip kuning dan kakap merah. Hasil tangkapan ini biasanya langsung dibakar di sekitar pantai. Asal tidak mengotori saja, ya..

Tips untuk Anda, kalau berkunjung ke sini, jangan lupa untuk mengambil foto dari atas karang, karena pemandangannya akan sangat indah. Namun, pastikan Anda menggunakan alas kaki yang pas, ya, karena karang-karang ini cukup tajam.

Mengenai informasi penginapan, beritanya belum begitu lengkap. Jika Anda berminat bermalam di perkampungan suku Bajo, kabarnya masyarakat setempat akan dengan senang hati melayani Anda. Anda bisa menggunakan rumah mereka, tanpa patokan biaya. Kabarnya lagi, terdapat sebuah villa yang kabarnya bisa disewa dengan biaya mahal. Namun, jika ingin berwisata a la backpacker, Anda diizinkan mendirikan tenda di pantai ini. Pastinya, bawa sendiri bekal Anda, ya.


Image: bugistraveler

Senin, 19 Oktober 2015

Berwisata Di Sekitar Bogor


Untuk Anda yang tinggal di Jabotabek dan sekitarnya, berikut beberapa objek wisata yang menarik untuk Anda kunjungi dengan keluarga. Tak perlu pergi jauh-jauh dan tak perlu menguras isi kantong, kawasan Bogor siap membuat liburan Anda menjadi lebih mengesankan.

Apa saja, sih, tempat wisata seru di kawasan Bogor?

Warso Farm
Informasi menarik bagi para pencinta buah durian. Berada di Desa Cihideung, Kecamatan Cipelang. Di area seluas 8.5 hektare ini, terdapat 900 pohon durian yang terdiri dari 19 jenis durian. Bukan berarti Anda bisa bebas memetik buah duriannya, kabarnya, durian di sini hanya boleh dipetik di bulan-bulan tertentu saja. Jika ingin menikmati legitnya si buah berduri ini, sudah disiapkan tempatnya. Mulai dari buah utuh, hingga yang sudah diolah, seperti jus misalnya.

Selain durian, di sini juga ada perkebunan buah naga, nangka dan jambu monyet. Disarankan, sebelum Anda datang ke sini, sebaiknya Anda menelepon lebih dulu, untuk menanyakan ketersediaan buah yang Anda inginkan.
Image: telusuriindonesia


Highland Park Resort
Tempat wisata ini memberikan sensasi menginap di dalam tenda. Kabarnya, penginapan ini seperti yang ada di Mongolia. Tapi, di Bali juga ada, sih, tak perlu jauh-jauh. Highland Park Resort menawarkan liburan yang tenang, dan pemandangan Gunung Salak yang indah. Ada beberapa jenis tenda yang tersedia, mulai dari yang menggunakan kontrusksi kayu, ada yang pula yang terbuat dari beton. Dari luar, memang tampak seperti tenda, tapi di dalamnya, seluruhnya serba bangunan permanen. Ada pula yang tipe barak, jadi menampung banyak orang dalam satu tenda.

Selain penginapan, ada juga fasilitas waterpark, lokasi painball, flying fox, menunggang kuda, dsb. Highland Park Resort juga sering menjadi lokasi yang dipilih untuk honeymoon.
Image: magnetadventure

Gunung Pancar
Ada banyak kegiatan yang bisa Anda dan keluarga lakukan di sini. Di antaranya adalah camping (ada beberapa paket yang ditawarkan) dan jika ingin yang sedikit lebih ‘mewah’, Anda bisa menjajal glamping atau glamorous camping. Kawasan gunung ini biasa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga seperti hiking, jogging, bersepeda sampai berkuda. Berbagai fasilitas untuk acara sekolah dan perusahaan juga tersedia di sini.

Objek wisata lainnya di Bogor adalah Taman Safari Indonesia, Marcopolo Water Adventure, Taman Wisata Matahari, dsb. Masing-masing memiliki daya tarik tersendiri, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan berlibur Anda dan keluarga.

Mencari info hotel di Bogor? Cek di sini.