Tampilkan postingan dengan label Wisata Jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Jogja. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2016

Mengeksplor Pantai Gesing Gunungkidul


Anda ingin berlibur ke Jogja dan ingin mengeksplor pantai yang belum pernah Anda kungjungi? Nah, saatnya Anda datang ke Pantai Gesing, nih. Belum pernah dengar namanya? Ya, pantai indah ini masih sepi pengunjung. Mungkin karena tempatnya terpencil dan sulit dijangkau. Hal ini diperparah dengan papan petunjuk jalan yang kurang memadai, katanya, carilah pohon beringin besar, SD Bolang dan perkampungan nelayan untuk mempermudah pencarian Anda.

Pantai Gesing ini, berada di Dusun Padukuhan Panjolomulyo, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Dari Kotagede, jarak sampai ke pantai ini adalah sekitar 40 km. Katanya, akan lebih gampang jika ke sini dengan naik motor.

Di pantai ini, kegiatan utamanya adalah mencari ikan, yang biasanya tentu saja dilakukan nelayan setempat. Tapi jika Anda juga ingin mencari ikan hias untuk dibawa pulang, diizinkan, loh. Kondisi pantai di sini landai, dangkal dan berkarang, jadi banyak ikan-ikannya. Jangan lupa, bawa sendiri jaring Anda, ya. Atau jika ingin ikut memancing dengan nelayan, Anda bisa ikut mencari spot-spot terbaik di sini.

Anda yang senang makan, di sini banyak warung makan yang menyajikan suguhan ikan segar. Makanan yang dijual di sini harganya murah dan dijamin menggugah selera. Ada juga, loh, tempat pelelangan ikannya, tapi, ya, hanya buka ketika ada nelayan yang berhasil melaut saja, ya.

Sudah pasti, Anda dijamin senang, deh, melihat pemandangan Pantai Gesing yang menawan. Pasir dan air lautnya bersih, ditambah lagi dengan adanya bukit karang yang mengapit di kanan-kirinya. Kalau ingin berfoto, mungkin tempat yang paling keren adalah dari atas bukit.

Nah, soal fasilitas, di sini masih minim sekali. Selain warung-warung tadi, di sini baru disediakan toilet dan tempat sholat saja.

Yuk, datang kemari dan bantu mengekspos keindahan Pantai Gesing ini, supaya pengunjung yang datang bisa lebih ramai lagi.

Image: boeztanoel21

Selasa, 15 Maret 2016

Wisata Kalibiru Wisata yang Terpadu


Kalibiru adalah lokasi wisata alam yang terdapat di Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta.Kalibiru menurut cerita, pertama kali diberdayakan oleh masyarakat sekitarnya di sekitar tahun 2008. Dulu, semasa percobaannya, di sini ditanami begitu banyak pepohonan. Mugkin pohon-pohon inilah yag menjadikan tempat ini menjadi begitu asri dan sejuk, terutama di pagi hari.

Tempat wisata alam ini berada di ketinggian yang ‘lumayan’, jadi selain Anda mesti berani, juga dibutuhkan tubuh yang fit. Perjuangan Anda tak bakal sia-sia, kok, dari atas sini, Anda melihat keindahan hutan secara keseluruhan. Pemandangan lainnya adalah waduk Sermo dan jika cuaca dalam keadaan baik, bahkan Anda bisa melihat lautan (pantai selatan), walaupun hanya dari kejauhan.

Ada banyak hal lainnya yang bisa Anda nikmati, seperti wisata pedesaan, wisata budaya, wisata pendidikan. Anda juga bisa trekking, menikmati pemandangan dari gardu pandang, dsb. Ketika trekking ini, Anda bisa melihat beberapa jenis hewan liar, seperti elang jawa, ayam alas, landak bahkan harimau jawa.

Kalau ingin melihat matahari terbit, maka Anda sebaiknya menginap di sini. Di sini sudah tersedia tempat penginapan berupa cottage, camping ground, warung penjual makanan dan toko yang menjual souvenir yang ada di sisi jalan menuju bibir pantai. MCK, tempat untuk sholat dan pertemuan juga sudah ada. Fasilitas lainnya adalah lokasi outbond (flying fox) dengan ketinggian 50 dan 85 meter.

Anda mesti ekstra hati-hati saat menuju kemari, karena kondisi jalanannya belum begitu bagus. Selain belum rapi, belokannya tajam dan banyak tanjakan. Jika ingin mencoba bertualang, Anda bisa menuruni sendiri kondisi jalanannya di sini, atau jika ingin membawa kendaraan, pastikan kondisi kendaraan tersebut prima, ya.


Untuk berkunjung ke sini, ada biayanya, ya. Murah, kok, tak sampai Rp 5000 per orang. Tapi, ya, tentu saja, untuk fasilitas lainnya, seperti pendopo, kasur dan biaya parkir, Anda mesti membayar lagi. Sebelum memastikan akan menginap, Anda perlu mem-booking kamar, karena tempatnya terbatas dan seringkali kebanjiran pengunjung.

Image: rentalhiacedijogja

Minggu, 06 Maret 2016

Berpose Kocak di De Mata Trick Eye Museum


Mau mengisi libur akhir pekan dengan kegiatan yang seru? Jika Anda tak suka nongkrong-nongkrong di mal atau di kedai kopi, yuk, datangi tempat yang berbeda. Di Jogja, ada museum yang dijamin tidak bakal membosankan, namanya De Mata Trick Eye. Museum ini adalah museum 3D pertama di Indonesia dan sesuai dengan namanya, properti-properti yang dipajang di sini, bisa menipu mata Anda. Totalnya, terdapat 120 gambar 3 dimensi.

Museum unik ini terletak di Jalan Veteran, tepatnya, ada di Gedung Umar Kayam, Pasar Seni XT-Square, lantai paling bawah, ya. Hebatnya, properti-properti lucu dan keren ini, adalah hasil karya dari seniman lokal, yaitu Petrus Kusuma.

Kira-kira, kalau berkunjung ke sini, apa, ya, yang bisa Anda lakukan? Ya, sudah pasti berpose dan berfoto di depan gambar-gambar tersebut. Kalau bingung harus bergaya seperti apa, tersedia contohnya, loh. Yang pasti, sih, berfoto di sini, nggak boleh malu-malu, mesti bersenang-senang, deh!

Contoh gambarnya, seperti apa? Di antaranya, Anda bisa berpura-pura sedang mengumpulkan uang yang sedang berhamburan, bertanding dengan sumo, memanjat pohon bersama panda atau berpose ‘nakal’dengan mengintip rok Marilyn Monroe.

Puas mengelilingi museum, Anda bisa langsung meng-upload nya ke berbagai akun social media Anda, Anda bisa menggunakan wifi gratis yang disediakan oleh pihak museum, sambil icip-icip makanan di kantin yang ada di museum.

Image: dematamuseum

Biaya masuk ke museum ini lumayan terjangkau, cocok untuk kantong anak-anak muda, yaitu Rp 50.000 saja per orang. Saran, nih, sekalian saja Anda membeli tiket terusan yang juga bisa dipakai untuk masuk ke De Arca Statue Museum, seharga Rp 80.000. Nah, buat Anda yang belum tahu, di De Arca Statue Museum ini Anda bisa melihat beragam patung lilin berwujud orang-orang terkenal. Ya, seperti museum Madame Tussaud.

Kamis, 03 Desember 2015

Berkemah di Pantai Sadranan yang Indah


Pantai Sadranan. Pantai ini menjadi tempat bagi nelayan sekitar untuk mencari nafkah. Sadranan juga menjadi lokasi melangsungkan kegiatan ritual keagamaan, bahkan kabarnya, nama Sadranan diambil dari kata ‘nyadran’, yaitu ritual sedekah laut, yang biasa dilakukan untuk berterimakasih pada Sang Pencipta, atas hasil laut yang berlimpah ruah. Selain itu, tentu saja pantai ini adalah lokasi wisata yang menarik.

Lokasi Pantai Sadranan berada di Dusun Pulegundes II, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta. Lokasinya cukup terpencil karena diapit oleh beberapa pantai sekaligus, seperti pantai Krakal, Sili dan Ngandong. Untuk mempermudah Anda menuju ke sini, ikuti saja jalur pantai Krakal.

Nama pantai Sadranan tengah naik daun, di akhir pekan dan kala musim libur tiba, pantai ini dipenuhi pengunjung, terutama muda-mudi. Pemandangan pasir putih dan lautan yang biru jernih, sudah pasti menjadi daya tarik pantai ini. Banyak pengunjung kini menikmati pantai Sadranan sebagai lokasi snorkeling, melihat langsung indahnya ikan-ikan kecil yang berenang di sela terumbu karang di sekitar bibir pantai.

Spot favorit snorkeling di sini adalah di Watu Pecah dan Kali Senggoro. Adapun jenis-jenis ikan yang bisa Anda lihat, misalnya ikan Kepe–Kepe, Areng–Areng, Morish Idol, Botana Kuning, Botana Achilles, Ikan Lepu, Kerondong (Belut Moray), anakan Kerapu, Belanak, Muniran/ Pajung Pari, ikan Buntal dan ikan Neon. Di antaranya adalah ikan langka.

Namun perlu diingat, jika Anda ingin berenang atau melakukan snorkeling di sini, ada waktu-tertentu, ya. Tunggulah ketika air sedang surut, misalnya di pagi atau sore hari. Karena pantai Sadranan memiliki ombak yang cukup besar dan bisa membahayakan. Jika belum bisa snorkeling, di sini ada jasa penyewaan perlengkapan snorkeling, lengkap dengan jasa instrukturnya.

Puas berenang dan snorkeling, jika masih betah berada di sini, Anda bisa berkemah di malam hari. Bisa dengan membawa perlengkapan tenda sendiri atau menyewa, jika ingin lebih praktis. Biayanya pun terjangkau. Nikmati indahnya malam bertabur bintang di pantai Sadranan.


Sayang sekali, belum lama ini, pantai Sadranan mengalami longsor yang memakan korban, namun bencara tersebut tak menjadikan pantai indah ini kehilangan pengunjungnya. Tips untuk Anda, pertama, berhatilah-hatilah ketika berenang, jangan menginjak terumbu karang dan hindari berteduh langsung di dinding tebing.

Image: kabarhandayani