Tampilkan postingan dengan label Makanan khas indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan khas indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 September 2016

Segarnya Hidangan Es Asli Indonesia


Indonesia yang dilalui oleh garis katulistiwa, menjadikan cuaca di sekitar kita selalu panas, makanya tidak heran, deh, kalau di Indonesia banyak sekali hidangan yang disajikan dengan es.

Es cendol
Katanya, nama es cendol ini berasal dari kata ‘jendol’ dalam bahasa Sunda, karena ada rasa jendolan ketika memakannya. Es ini bahan dasarnya adalah tepung beras yang diberi pewarna alami dari daun suji. Sedangkan airnya terbuat dari gula aren cair dan santan. Agar lebih nikmat, biasanya ditambahkan irisan buah nangka. Es cendol juga terkenal hingga ke negara tetangga, loh. Di Malaysia, Anda bisa menemukan banyak penjual es cendol.

Es pisang ijo
Es ini adalah hidangan khas dari Makassar. Sesuai dengan namanya, es ini bahan utamanya adalah pisang raja yang sudah dikukus, kemudian dibalut dengan adonan tepung beras, dengan warna khasnya, yaitu hijau. Sebagai pelengkap, ada buburnya yang terbuat dari tepung beras dan santan, kemudian disiram dengan sirup merah. Sekarang, untuk menikmati es pisang ijo ini, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Makassar, karena es ini semakin terkenal dan sudah dijual di mana-mana.

Es selendang mayang
Es yang satu ini adalah khas dari Jakarta. Es yang nikmat ini sekarang sudah semakin sulit dicari, sayang sekali, ya. Ada beberapa ciri khas dari es ini, yaitu selendang mayangnya (biasanya) terdiri dari 2 lapisan warna, terutama merah dan putih dan dipotong menggunakan sebilah bambu.

Es doger
Kabarnya, es doger berasal dari daerah Cirebon, namun lebih terkenal di Bandung. Es doger menggunakan es halus dengan campuran santan. Kemudian ditambahkan pacar cina, buah alpukat, susu kental manis, kelapa muda, tape, dsb.

Es campur
Es khas Indonesia yang satu ini variasinya banyak sekali, karena pada dasarnya, hanya mencampurkan beberapa bahan ke dalam serutan es yang diberi santan atau susu kental manis dan sirup merah. Isinya, biasanya berupa campuran cincau hitam, alpukat, kolang-kaling, pacar cina, nangka, tape singkong, kacang merah, dsb. Meriah, kan?

Masing-masing es memiliki cita rasa tersendiri, tinggal sesuaikan dengan selera Anda. Pastinya, semuanya begitu nikmat menemani Anda di cuaca panas


Image: marymemasak

Sabtu, 28 Mei 2016

Makanan Khas Indonesia (Part 4)


Lanjut membahas makanan khas asal Indonesia, yuk. Berkeliling nusantara, tidak cuma melihat tempat-tempat yang indah, tapi juga aneka makanannya yang menggugah selera. Nah, kali ini, kita akan membahas beberapa contoh makanan khas di ujung Indonesia.

Soto banjar
Kalau Anda jalan-jalan ke Balikpapan, jangan lupa, ya, makan soto banjar. Memang, sih, soto banjar bisa dibilang ada di mana-mana, tapi kalau mencicipnya langsung di tempat aslinya, kan, sudah pasti berbeda, dong. Sedikit berbeda dengan soto yang lainnya, soto banjar ini bening, tidak menggunakan santan dan kunyit, jadi tidak mudah membuat eneg. Soto banjar dimakan dengan nasi, bukan ketupat. Biasanya, di Balikpapan, soto banjar ‘ditemani’ sate ayam.

Ares
Ares adalah olahan sayur khas lombok, tepatnya suku sasak, yang bahan dasarnya adalah batang pisang yang masih muda, yang belum memiliki bunga. Bagian batang yang digunakan adalah bagian tengahnya, kemudian diiris tipis-tipis dan diberi garam sambil diremat-remat. Ares dimasak dengan kuah santan, namun rasanya manis. Cukup unik, mengingat umumnya makanan di Lombok ini, kan, pedas, ya. Menurut cerita, karena di Lombok ini kering dan panas, tidak banyak tumbuhan yang bisa bertahan, nah, nyatanya pohon pisang bisa tumbuh dengan cukup baik di sini.
Image: cookpad

Catemak jagung
Makanan ini cuma bisa Anda jumpai di Nusa Tenggara Timur. Catemak jagung ini adalah makanan penutup yang terbuat dari campuran labu, kacang hijau dan jagung. Catemak jagung dihidangkan dengan kuah. Kalau makanan penutup biasanya rasanya manis, hidangan jagung ini asin, loh.

Papeda
Papeda adalah salah satu makanan khas dari ujung nusantara, Papua. Sebagai informasi, papeda juga ada di Maluku. Papeda adalah bubur sagu, teksurnya kenyal, lembek dan lengket. Nah, karena rasanya hambar, papeda umumnya dimakan dengan menu pendamping, seperti kuah kuning dan ikan tude bakar. Selain itu, ikan lainnya adalah ikan gabus, kakap merah, bubara atau ikan kue. Menu pendamping lainnya adalah sayur ganemo, yaitu olahan daun melinjo muda, daun papaya muda dan cabai.


Itulah beberapa makanan khas Indonesia dari berbagai daerah. Jadi, jika nanti Anda pelesir ke daerah-daerah tersebut, jangan lupa, ya, mencicipi makanan khasnya.

Kamis, 12 Mei 2016

Makanan khas Indonesia (Part 2)


Ingin makan siang tapi Anda bingung ingin makan apa? Junk food? Ah, itu, sih sudah biasa. Lagi pula, itu, kan tidak sehat. Mari, kita manjakan lidah dengan hidangan asli Indonesia. Berikut pilihannya untuk Anda.

Babat gongso
Nama makanan khas Semarang ini memang babat gongso, namun nyatanya, makanan ini berupa campuran jeroan, seperti babat, hati, limpa dan paru. Jeroan ini dimasak dalam kuah kecap yang kental. Ya, makanan khas Pulau Jawa rasanya memang identik dengan rasa yang manis. Babat gongso mulai terkenal di sekitar tahun 50-an. Penyajiannya biasa menggunakan tatakan daung pisang, kemudian disiram sedikit kuah kentalnya.
Image: indonesiana.merahputih

Kupang lontong
Atau lontong kupang, bukanlah makanan dari daerah Kupang, Nusa Tenggara Timur, melainkan dari Jawa Timur, khususnya Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan. Hidangan yang satu ini cukup unik. Bahan utamanya adalah kupang putih, sejenis kerang laut berwarna putih berukuran seperti biji kedelai. Mencari dan menjual kupang adalah mata pencaharian penduduk di salah satu Kabupaten Pasuruan.

Kupang dimasak, dan disajikan dengan kuah petis, lontong, lentho (sejenis gorengan), perasan jeruk nipis dan sate kerang. Biasanya, es degan (kelapa muda) adalah ‘pasangan serasi’ untuk kupang lontong. Masyarakat setempat juga percaya, jika makan lontong kupang plus es kelapa muda ini, maka tubuh akan menjadi sehat dan penyakit akan hilang, mungkin, karena kupang kaya akan zat besi dan zinc.

Bubur pedas
Merupakan hidangan khas suku Melayu Sambas, di Kalimantan Barat. Jika bubur lainnya dimasak langsung, bubur pedas ini terbuat dari beras yang ditumbuk dan dioseng lebih dulu. Bumbunya banyak, loh, seperti bawang merah, bawang putih, lada hitam, serai, daun salam, garam dan gula. Kemudian bumbu-bumbu itu dimasak dengan kuah tetelan. Ya, wajar saja kalau enak, ya. Pelengkapnya adalah kangkung,daun pakis, jagung yang telah dipipil, kentang,daun kunyit dan daun kesum. Daun kesum ini cuma ada di Kalimantan Barat dan daun lancip inilah yang membuat bubur menjadi pedas dan beraroma khas. Bubur juga bisa diberi taburan kacang tanah. Sepertinya bergizi sekali, ya.

Apa hanya ini saja makanan khas negara kita yang super kaya akan budaya ini? Tentu saja tidak, masih banyak lagi. Tunggu informasi lainnya, ya. 

Makanan Khas Indonesia (Part 1)


Indonesia memang kaya akan budaya, suku, bahasa dan makanan khasnya. Masing-masing daerah di Indonesia, memiliki makanan khas unggulannya sendiri. Mari bertualang mencicipi nikmatnya sajian negeri sendiri.

Ayam tangkap
Ayam tangkap adalah makanan khas dari Aceh Besar. Ayam tangkap adalah salah satu varian dari ayam goreng, namun yang membedakan adalah bumbunya, yaitu campuran rempah khas, daun teumuru atau daun salam koja, daun kari, dsb . Ayam dipotong kecil-kecil dan dihidangkan dengan banyak cabe hijau, daun teumuru dan daun kari tadi di atasnya. Mungkin karena ayamnya tertutup, maka dinamakan ayam tangkap, karena Anda mesti mencari-cari dulu di mana ayamnya.

Disajikan dengan nasi hangat dan taburan bawang goreng di atasnya. Soal rasa, ayam tangkap ini benar-benar nikmat, bahkan dedaunannya pun lezat disantap. Jika ada saudara yang berkunjung ke sana, Anda bisa memintanya sebagai oleh-oleh.

Mie gomak
Adalah makanan khas dari Batak Toba. Gomak artinya digenggam. Ya, mie gomak disajikan dengan digenggam. Yang membedakan mi gomak dengan mi kuah atau goreng lainnya adalah bumbunya. Mie gomak menggunakan bumbu khas yaitu andaliman. Mi gomak disebut-sebut sebagai spaghetti-nya Batak, karena mie nya tipis-tipis.

Empek-empek
Atau yang lebih umum disebut dengan pempek ini, sejarahnya dikaitkan dengan kuliner khas Tiongkok seperti kekian atau ngohiang. Disebut pempek, diyakini, dulu penjualnya adalah seorang apek atau sebutan bagi laki-laki keturunan Tiongkok. Pada dasarnya, bahan baku pempek hanya sagu, ikan tenggiri, garam dan telur. Namun sekarang juga ada pempek yang terbuat dari jenis ikan lain, bahkan dari udang (warnanya kemerahan). Pempek disajikan dengan mi kuning, irisan timun, udang kering halus dan cuko (atau cuka).

Macam-macam jenis pempek, misalnya kapal selam (telur besar), pempek telur, lenjer (batangan), pistel (berisi pepaya muda), pempek keriting, adaan (bundar, ada campuran bawang merah dan langsung digoreng) dan pempek panggang (berisi udang kering, kecap dan cabai). Ada pula pempek dos, yaitu pempek yang cuma terbuat dari sagu, air, telur dan bumbu. Sedangkan cuka ada 2 macam, ada yang berwarna hitam (karena menggunakan gula merah), ada yang merah terang (memakai gula putih). Kalau ke palembang, mampirlah makan pempek.


Itu hanyalah segelintir dari beragam makanan Indonesia lainnya. Yuk, nantikan ulasan selanjutnya.

Image: pempekselamat