Tampilkan postingan dengan label Wisata semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata semarang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2016

Piknik di Pantai Marina Semarang


Salah satu objek wisata di Semarang adalah Pantai Marina. Pantai ini terletak di jalan Yos Sudarso, 4 km dari Tugu Muda. Jaraknya dekat dengan Bandara Ahmad Yani, atau sekitar 15 menit hingga setengah jam dari pusat kota, sehingga sangat strategis.

Dulunya, pantai ini hanyalah kawasan tambak dan hutan bakau, namun karena potensi wisatanya, Naik akhirnya pemerintah setempat ‘menyulap’ pantai ini menjadi kawasan wisata. Bahkan, ada pula perkantoran dan perumahan di sekitar pantai.

Memang, pantai ini tak begitu terkenal seperti pantai lainnya di Indonesia. Tak ada pasir putih mengilat atau air yang super jernih untuk Anda melakukan snorkeling menikmati terumbu karang. Tapi, tetap saja Pantai Marina Semarang ini memiliki pesonanya tersendiri. Kawasannya teduh dan asri, ditambah dengan air sepoi-sepoi yang menjadikan suasanya semakin menenangkan.

Nah, apa saja, sih, yang bisa Anda lakukan di pantai ini? Banyak, kok, misalnya Anda bisa menagajak anak-anak bermain pasir atau berenang, ombak di sini aman dan tenang. Anda juga bisa naik perahu keliling pantai atau sembari memancing. Banyak pula pengunjung yang datang khusus untuk berolahraga di pagi hari, menikmati suasana matahari terbenam di sore dan tak lupa, untuk wsata kuliner di malam hari. Di tepi pantai sudah disiapkan tempat untuk Anda duduk atau piknik. Bahkan di sini ada kebun buah naga, unik, kan?

Pantai ini juga memiliki sebuah jembatan kayu. Jembatan inilah yang biasa dijadikan lokasi untuk pengunjung berfoto ria. Tidak sedikit juga, pasangan yang datang untuk melakukan foto prewedding.


Pantai ini dibuka untuk umum setiap hari dan selama 24 jam penuh. Pada musim liburan, pantai biasanya penuh. Ada biaya masuknya, ya, murah, kok. 

Image: hellosemarang

Rabu, 21 Oktober 2015

Berziarah ke Gua Maria Kerep


Bagi Anda yang memeluk agama Katolik, jika sedang menginap di Semarang, jangan lupa untuk menyempatkan diri untuk berwisata religi ke Komplek Wisata Religi Gua Maria Kerep. Letaknya di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Lokasi ini lebih dikenal dengan nama Gua Kerep. Menjulang dengan total ketinggian 42 meter, di sinilah terletak patung Bunda Maria yang tertinggi di dunia. Patung ini mengalahkan patung Bunda Maria yang (tadinya) tertinggi, yaitu di Bulgaria, dengan ketinggian 32 meter.

Gua Maria Kerep Ambarawa ini sudah berdiri sekitar setengah abad. Mulai digunakan semenjak tahun 1954, katanya tempat ini dibuat menyerupai Gua Maria Lourdes yang ada di Perancis. Tak cuma warga Semarang yang memadati area ini, tapi dari berbagai kota di Indonesia. Hampir setiap hari pengunjung memadati tempat ini, mulai dari pagi hingga malam hari. Ada pun puncak keramaian yang biasanya ada pada bulan Mei dan Oktober.

Area ini memiliki banyak tempat untuk berdoa, ‘ditemani’ udara Gunung Ungaran yang sejuk, menjadikan kegiatan berdoa semakin khusyuk. Selain berdoa, pengunjung yang datang ke sini juga bisa menimba ilmu mengenai agama Katolik.

Komplek Wisata Religi Gua Maria Kerep, berada dalam lokasi yang strategis. Jika Anda datang dari jalan raya Semarang, lokasi ini hanya berjarak 900 meter saja. Tepatnya, ada di jalan Tentara Pelajar. Jika baru pertama kali berkunjung, Anda tak perlu khawatir tersesat, karena sudah tersedia papan petunjuk untuk ke sini. Untuk ke sini, juga banyak tersedia angkutan umum. Di sekitarnya, Anda akan menemukan toko-toko yang menjual souvenir.

Kabarnya, tempat ini tak hanya didatangi oleh para pemeluk agama Katolik saja, tapi juga mereka yang beragama lain. Kabarnya lagi, mereka begitu ketenangan yang didapat dari kawasan ini. Penduduk setempat pun memiliki kepercayaan, di sini, ada lokasi tertentu yang jika kita memanjatkan doa di sana, maka akan segera dikabulkan, misalnya, doa untuk meminta kesembuhan atau untuk meminta diberikan keturunan. Patung Bunda Maria yang dibuat begitu indah tersebut, pastilah juga menjadi daya tarik, ya.


Setelah selesai berdoa, biasanya pengunjung di sini tak lupa menikmati sajian khas daerah sekitar, yaitu pecel dan sate. Bisa menjadi liburan yang komplet, kan?

Image: guamariakerep.org

Rabu, 07 Oktober 2015

Berwisata di Kota Jepara


Kota Jepara, mungkin Anda mengingatnya dengan hasil kerajinan tangannya yang terkenal. Ukiran Jepara, itulah sebutannya. Hasil buah tangan masyarakat Jepara memang telah mendunia, tapi tahukah Anda, kalau Kota Jepara juga memiliki objek-objek wisata yang tak kalah tersohor?

Pulau Panjang
Berlokasi di Kelurahan Ujung Batu. Sama dengan Karimun Jawa, pulau perawan ini menawarkan keindahan pemandangan laut yang luar biasa. Untuk sampai ke sini, Anda bisa menaiki kapal wisata, dengan biaya yang terjangkau. Mungkin karena jaraknya hanya 2,5 kilometer dari Pantai Kartini. Pulau Panjang memiliki laut dangkal di sekitarnya, ombaknya pun tak besar, sehingga aman untuk Anda melakukan snorkeling dan diving, yang memang menjadi kegiatan favorit di sini..

Kegiatan lainnya adalah bermain kano dan berenang. Jika lelah bermain di air, Anda bisa menyusuri hutan tropis yang ada di pulau ini.
Image: initempatwisata

Karimun Jawa
Kepulauan cantik nan terkenal ini berada di 83 kilometer dari barat laut Kota Jepara. Karimun Jawa memiliki beberapa lokasi wisata yang sayang kalau tidak dikunjungi. Misalnya, Anda bisa melakukan snorkeling di Pulau Menjangan Kecil, Gosong Cemara dan Nyamplungan. Jika beruntung, Anda bisa melihat penyu besar dan lumba-lumba di sekitar pulau ini. Atau kunjungi Pulau Tengah dan Pantai Tanjung Gelam untuk menikmati keindahan pantainya, dua kawasan ini menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berfoto.
Pantai Kartini
Pantai Kartini adalah salah satu pantai tersohor di Jepara, letaknya berada di Bulu. Pantai strategis ini menjadi lokasi keberangkatan untuk menuju ke Pulau Karimun Jawa dan Pantai Panjang. Nyaris tak ada ombak di pantai ini. Selain menjadi lokasi yang aman untuk berenang, terdapat pula beberapa wahana permainan di area ini. Jika Anda membawa anak, ajaklah mereka mengunjungi Kura-kura Ocean Park, dari bentuknya saja sudah menarik, sudah pasti anak-anak akan betah berlibur ke sini.
Image: pn-jepara

Pantai Bandengan
Pantai ini adalah salah satu lokasi wisata favorit warga Jepara. Selain indah, lokasinya juga sangat strategis, dekat dengan pusat kota. Pantai yang memiliki nama asli Tirto Samudro ini dikenal dengan nama Bandengan, karena kabarnya banyak ditemukan ikan bandeng di perairan ini. Pantai Tirto Samudro kerap menjadi lokasi festival layang-layang dengan taraf nasional hingga internasional.


Wah, selain berburu ukiran cantik untuk menambah koleksi hiasan di rumah, kita juga bisa puas berlibur di kota ini, ya. Jadi, kapan Anda akan berlibur ke Jepara?

Rabu, 16 September 2015

Menengok Sejarah di Klenteng Sam Po Kong


Jika menginap di Semarang dan bingung ingin pelesir ke mana, mungkin Anda bisa mengunjungi Klenteng Sam Po Kong. Memang, sebagian besar pengunjung klenteng ini adalah mereka yang ingin berdoa dan berziarah, tapi bagi Anda yang lain, juga bisa menikmati klenteng ini sebagai tempat wisata, kok.

Sedikit informasi, ada beberapa pendapat mengenai nama asli tempat ini. Sebagian mengatakan, tempat ini juga dikenal dengan nama Gedong Batu, karena pada awalnya adalah gua besar yang ada di bukit batu. Pendapat lain mengatakan, nama tempat ini aslinya adalah Kedong Batu, atau tumpukan batu alam yang dipakai untuk membendung aliran sungai.

Seperti yang (mungkin) sudah Anda ketahui, klenteng ini erat sekali dengan kisah Laksamana Zheng He (Ceng Ho), atau Sam Po Tay Djien, yang dulu berlayar di laut Jawa dan sampailah Ia pada sebuah semenanjung. Karena ada seorang awak kapal yang sakit, maka Ia mencari sebuah tempat dan tiba di desa Simongan untuk merawat awak kapalnya tersebut. Kemudian Ia menemukan gua batu yang kemudian digunakannya untuk bersemedi dan bersembahyang. Singkat kata, maka dibangunlah sebuah kuil untuk berterimakasih kepada Sam Po Tay Djien ini.

Di dalam komplek klenteng ini, Anda bisa melihat Klenteng Besar, gua Sam Po Kong dan empat tempat pemujaan lainnya. Ruang pemujaan untuk Zheng He, terdapat di tengah bangunan. Klenteng dan gua ini, adalah bangunan yang utama dan adalah pusat dari kegiatan pemujaan.

Kabarnya, di dalam gua yang dipercaya pernah ditinggali Sam Po Tay Djien ini, terdapat mata air yang tidak pernah kering, relief yang mengisahkan perjalanan Ia selama berlayar dan ditemukan pula sebuah tulisan dengan ciri agama Islam. Kini, di dalam gua tersebut, diletakkan patung Sam Po Tay Djien dan ruang untuk Anda yang ingin bersembahyang.

Hingga sekarang, tanggal pendaratan laksamana Zheng He di kawasan ini menjadi sebuah perayaan. Bahkan menjadi salah satu acara utama di Semarang, dan selalu diadakan setiap tahun. Perayaan akan dimulai dengan ritual agama di kuil Tay Kak Sie, kemudian dari kuil ini diadakan arak-arakan patung Sam Po Kong ke Gedong Batu. Tradisi ini diperkirakan sudah mulai dilakukan semenjak tahun 1800-an.

Klenteng ini memang sedap dipandang mata. Bentuknya yang indah, dengan warna merah menyala yang cantik, wajar saja membuat tempat ini ramai dikunjungi. Untuk mengabadikan momen berkunjung ke sini, Anda bisa berfoto ala prajurit Cina, lengkap dengan pakaiannya.

Image: lensaindonesia

Baca juga: