Minggu, 30 Oktober 2016

Jalan-jalan Seru ke Hollywood (Part 1)


Mendengar nama yang satu ini, mungkin Anda bakal segera membayangkan film-film terkenal, selebritas kelas dunia, ketenaran atau mungkin kekayaan. Hollywood telah menjadi impian banyak orang di dunia, misalnya, bagi mereka yang berhasrat menjadi seseorang yang terkenal atau sekadar mendatanginya untuk berwisata. Anda pun berminat jalan-jalan ke Hollywood? Ada apa saja, sih, yang menjadi daya tarik wisata di Hollywood?

The Hollywood Walk of Fame
Itu, loh, lantai-lantai yang terdapat gambar bintang dan nama selebritas Hollywood. Sebetulnya, ini adalah trotoar. Setiap tahunnya, The Hollywood Walk of Fame dikunjungi oleh 10 juta wisatawan. Tepatnya di Hollywood Boulevard, sekarang trotoar sepanjang 2 km ini ‘ditempati’ oleh sekitar 2400 bintang. Nama yang tertera di sini, artinya mendapatkan penghargaan karena telah memberikan sumbangsih bagi industri hiburan.

Walaupun hanya trotoar, tapi banyak sekali wisatawan yang datang untuk berfoto di sini, terutama pada bintang dengan nama selebritas favorit mereka. Bahkan ada yang sampai tiduran..  Tips buat Anda, ada banyak seniman jalanan di sini, tarif berfoto dengan mereka mahal dan jangan sembarang menerima sesuatu dari mereka, karena semuanya harus dibayar. Semua serba mahal, deh.
Image: hello!

Grauman Chinese Theatre
Letaknya tepat berada di pusat kota Hollywood, bersebarangan dengan The Hollywood Walk of Fame. Bioskop ini kerap menjadi tempat diputarnya film-film terkenal dunia, untuk pertama kali. Bahkan, Academy Awards juga beberapa kali diselenggarakan di sini. Di dalam bioskop ini, katanya ada sejenis patung lilin dari Tiongkok, yang dipilih sendiri oleh pendiri bioskop ini, Sid Grauman. Mitosnya, dahulu, aktris dan aktor menyentuh patung lilin ini untuk mendapatkan keberuntungan dalam film-film mereka.

Six Flags Magic Mountain
Taman hiburan yang satu ini adalah tempatnya jika Anda suka menguji adrenalin. Di taman ini, terdapat beberapa permainan dan beberapa di antaranya adalah roller coaster. Bahkan ada yang sudah memecahkan rekor dunia. Taman ini penuh sesak dan untuk menikmati permainan, Anda mesti sabar mengantre.

Ke mana lagi, ya, mencari objek wisata yang seru di Hollywood? Nantikan ulasannya di artikel kami selanjutnya.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Kota-kota Tempat Untuk Berpesta


Siapa yang tidak suka berpesta? Berpesta memang sering dikaitkan dengan menghambur-hamburkan uang atau melakukan hal-hal yang sepatutnya, padahal, berpesta pada dasarnya hanyalah melakukan sesuatu untuk bersenang-senang. Misalnya, makan-makan bersama teman, menonton pertunjukkan atau sekadar menari. Nah, kalau Anda senang berpesta plus jalan-jalan, berikut rekomendasi kota-kota di dunia yang juga ‘gila’ pesta. Mulai dari pub, club, bar, pertunjukkan musik, festival jalanan, dsb, ada di sini.
  • London. Inggris mungkin dikenal sebagai negara yang kaku, tapi nyatanya, jika kita bicara kehidupan malam dan pesta, London menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Beragama jenis restoran, bar, teater, beragam pertunjukkan seni bisa Anda nikmati di London.
  • Rio de Janeiro. Pengin melihat festival jalanan yang paling heboh? Ke Brazil, yuk. Tiap tahunnya, ada sekitar dua juta orang memadati festival ini, ribuan penari setiap harinya akan menghibur Anda. Dengan beragam kostum dan tarian yang dipertontonkan, liburan ke Brazil ini bakal menjadi kenangan tak terlupakan.
  • Barcelona. Ternyata, di Barcelona banyak tempat-tempat wisata (yang pas untuk berpesta) dengan biaya yang terjangkau, loh. Selain itu, di sini sering diselenggarakan pesta-pesta yang lain dari biasanya.
  • Las Vegas. Lokasi utamanya adalah kawasan The Strip. Di sepanjang jalur inilah, di mana kasino, hotel, club, resort, restoran, dsb, berkumpul. Semakin larut, justru semakin meriah. Untuk menikmati gemerlapnya Las Vegas, disarankan Anda berlibur di sana selama minimal seminggu.
    Image: lasvegasnevadagov
  • New York. Julukannya adalah ‘Kota yang Tak Pernah Tidur’. Cocktail bar adalah yang sedang digandrungi belakangan ini.
  • Bangkok. Pengin yang dekat-dekat saja? Anda bisa bersenang-senang di Bangkok. Mulai dari wine bar, cocktail lounge, night club hingga macam-macam tempat pertunjukkan musik, ‘berserakan di sini. Mulai dari yang kelas ‘jalanan’ hingga yang mewah.

Itulah beberapa kota di dunia dengan tempat pesta terbanyak. Omong-omong soal bersenang-senang, di negara kita, terutama di Jakarta, juga sangat banyak, kok, tempat untuk berpesta.

Minggu, 23 Oktober 2016

Memuaskan Khayalan di Disneyland


Walter Elias Disney, adalah pria kelahiran Chicago yang mendirikan Walt Disney Productions (sekarang dikenal dengan The Walt Disney Company), ia kini menjadi salah satu produser paling terkenal di dunia. Sedari kecil, ia memang sudah senang menggambar. Setelah beranjak dewasa, Disney mengikuti kursus menggambar dan mulai menjadi kartunis di koran. Inilah awal mula karirnya hingga akhirnya terciptalah karakter-karakter dan cerita-cerita yang hingga sekarang masih kita nikmati.

Nah, bagi Anda penggemar berat karakter-karakter yang ada dalam ‘dunia Walt Disney’, pasti pengin, dong, memuaskan diri merasakan masuk ke ‘dunia’ tersebut. Yuk, berkunjung ke Disneyland.

Paris
Disneyland Paris pertama kali dibuka pada tahun 1992 dan menjadi salah satu taman hiburan paling diminati di wilayah Eropa. Di kawasan ini, terdapat beberapa theme park, hotel, resort dan lapangan golf. Bahkan kabarnya, di kawasan ini dibangun sebuah kota baru, lengkap dengan jalur kereta, atas kerja sama pemerintah setempat dan perusahaan Walt Disney.

Pada salah satu theme park, Anda bisa melihat bangunan kastel, seperti yang ada dalam kisah Sleeping Beauty. Lebih ke dalam, Anda bakal memasuki Fantasy Land yang memesona. Anda bakal melihat desa yang bagaikan ada dalam dongeng. Di dalam theme park ini pula, ada wahana lainnya seperti Pinokio, Peter Pan, Alice in A Wonderland, dst.

Nah, inilah yang (mungkin) biaya perjalanannya lebih terjangkau buat Anda. Di sini juga terdapat beberapa theme park dan wahana, di antaranya, ada Tarzan’s Treehouse, The Nightmare Experiment dan Jungle River Cruise. Tidak perlu khawatir membawa anak kecil karena banyak, kok, wahana yang bisa mereka nikmati. Selain itu, di sini banyak sekali tempat untuk berbelanja, untuk semua usia.

Jika Anda mau bersabar dan mengulik, pada waktu tertentu, diadakan penawaran-penawaran khusus, sehingga biaya yang perlu Anda keluarkan menjadi lebih terjangkau. ‘Rajin’ saja memeriksa situsnya.
Image: hongkonghotelws

Jepang
Anda sedang berlibur ke Jepang? Jangan lupa ke Disneyland, ya. Tepatnya, Disneyland pertama di luaar Amerika ini berada di Tokyo dan suasananya dibuat mirip dengan Disneyland yang ada di California. Theme park dan wahananya begitu banyak dan lengkap. Jadi, sayang sekali kalau Anda berlibur ke Jepang tapi tidak ‘berpesta’ di sini.

Nah, yuk, puaskan fantasi masa kecil Anda di Disneyland. Pastikan anak-anak Anda ikut serta, ya. Ini akan menjadi liburan yang luar biasa bagi mereka dan Anda.



Sabtu, 22 Oktober 2016

Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 3)


Sama seperti film Idia, pembahasan kita mengenai ragam perhiasan India ini rasanya tak kunjung habis, ya, sudah tiga ‘episode’. Jangan jenuh dulu, informasinya dijamin tidak bakal membuat Anda bosan, deh, malah semakin banyak pengetahuan.

Karn phool
‘Bunganya telinga’ atau anting-anting. Dulu, anting digunakan sebagai lambag spiritual dan kasta seseorang. Ada yang unik, ada kepercayaan antara telinga dan hasra seksual. Kepercayaan lainnya adalah anting bisa melindungi pemakainya dari roh jahat, atau dapat menjadi penghibur dari rasa sakit. Semakin meriah dan mahal anting tersebut, maka akan lebih menghibur penggunannya.

Bagi wanita yang sudah menikah, anting juga dianggap sebagai status sosial. Semakin berat anting, maka semakin baik. Semakin lebar lubag anting, maka wanita tersebut artinya semakin kaya. Ingat, kan, masyarakat India amat menyukai emas? Jangan heran, jika mereka semakin mapan, maka hiasan di telinga mereka akan semakin banyak.

Henna (mehndi)
Penggunaan henna juga dianggap sesuatu yang bisa membangkitkan seks, mungkin karena yang menggunakannya adalah wanita yang beranjak dewasa. Mehndi, erat kaitannya dengan pernikahan. Henna biasa dipakai oleh pengantin wanita. Warna merah henna dianggap bisa membawa keberuntungan dan kesejahteraan.
Image: mehndidesigner

Bangles
Gelang, bentuk lingkarannya disimbolkan sebagai energi dari matahari. Gelang-gelang ini boleh dipakai oleh mereka yang masih gadis, namun bagi yang sudah menikah, memakai gelang adalah wajib. Bahkan, ketika mereka mengganti gelangnya pun, tangan mereka tidak boleh ‘polos’, atau wajib menggunakan sesuatu yang menyerupai gelang, misalnya tali atau bahkan sari yang dililit. Biasanya, digunakan delapan sampai duabelas gelas per satu tangan.

Baajuband
Ini adalah gelang yang dipakai di lengan, salah satu fungsinya adalah menjauhkan penggunanya dari roh jahat.

Arsi
Cukup jarang kita lihat dalam film, arsi adalah cincin besar dengan cermin yang digunakan di jempol. Namanya juga cermin, ya, digunakan untuk berkaca.

Keshapasharachna
Atau gaya rambut. Rambut mewakili seluruh elemen dalam kepercayaan di sana, baik itu tanah, api, air dan bumi. Rambut yang indah adalah sesuatu yang penting dan dianggap sebagai daya tarik. Yang paling umum adalah rambut yang dikepang. Teryata kepangan rambut disimbolkan sebagai pertemuan antara tiga sungai suci di India.

Perhiasan lainnya adalah gelang pinggul, cincin kaki, gelang kaki, dsb. Mungkin akan kita bahas di lain kesempatan. Jadi, semua perhiasan memiliki makna masing-masing, jadi tidak asal pakai. Nah, sekarang sudah mengerti, kan, kenapa masyarakat India menggunakan banyak sekali perhiasan?

Jumat, 21 Oktober 2016

Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 2)


Duh, sudah penasaran, ya, mau tahu informasi mengenai jenis-jenis perhiasan yang biasa dipakai oleh orang India. Ya, nyatanya, tidak seperti di negara kita, orang menggunakan perhiasan, semata-mata agar terlihat lebih menarik. Di India, memakai perhiasan juga bermaksud untuk mengomunikasikan sesuatu. Berikut ini, kami akan memberikan infonya pada Anda.

Sindoor
Apa, sih, merah-merah yang dipakai di rambut mereka? Itu sindoor namanya. Tepatnya, dipakai di rambut, di bagian atas kening. Menggunakan sindoor, artinya wanita tersebut sudah menikah.
Image: flickr

Bindi
Kalau yang ini, sudah tahu, dong? Ya, ini adalah hiasan mungil yang diletakkan atas hidung, di antara dua alis. Artinya adalah ‘titik’. Ada beberapa makna dibalik bindi ini, salah satunya adalah, bindi disimbolkan sebagai mata ke tiga.

Anjana (kohl)
Perempuan lebih mengenalnya dengan kata ‘eye liner’, tentu saja, fungsinya untuk memperindah bentuk mata dan menjadikan mata tampak lebih lebar. Sebuah kepercayaan di sana, ada kaitan antara pesona dan daya tarik wanita, dengan mata yang lebar. Cara membuat kohl adalah dengan membakar kapas (tertentu) yang sudah direndam dalam minyak mustard.

Nath
Atau anting hidung, yang juga dipercayai sebagai ‘tempat’ dari indra keenam. Sepertinya, selain mata, hidung juga menjadi bagian tubuh yang dianggap paling ‘menggoda’. Nah, nath ini juga difungsikan untuk memaksimalkan keindahan bagian tubuh tersebut. Nath, sekarang hanya digunakan pada acara-acara tertentu saja, terutama dipakai oleh pengantin. Bentuk dan ukurannya, tergantung acara yang berlangsung.

Haar
Kalung dianggap sesuatu yang penting dan sakral, karena letaknya yang berdekatan dengan hati. Kalung diaanggap bisa memerangaruhi emosi, atau memperkuat cinta misalnya. Contoh lain, kekuatan batu yang dipakai pada kalung, bisa menyerap ke dalam tubuh. Kalung dan bebetuan yang dipakai, dipercaya bisa membawa kerberuntungan bahkan menjauhkan penggunanya dari iblis atau roh jahat.

Dulu, kalung yang digunakan berupa bunga segar. Salah satunya adalah rangkaian bunga melati, yang aromanya dianggap sebagai sesuatu yang erotis.

Masih mau membaca informasi tentang perhiasan India ini? Masih ada lagi, loh. Boleh juga, kan, untuk menambah pengetahuan tentang budaya bangsa lain.

Jadi pengin jalan-jalan ke Bombay, ya.

Kamis, 20 Oktober 2016

Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 1)


Siapa yang mau jalan-jalan ke India? Mungkin Anda mau meihat Taj Mahal yang megah atau mungkin ingin melihat candi-candi yang memang banyak sekali di sana. Ingin melihat pemain Bolywood favorit Anda? Duh, keinginan yang satu itu mungkin sedikit susah terwujud, tuh. Daripada mencari yang susah, lebih baik Anda berwisata kuliner, atau mungkin membeli asesoris.

Ya, kalau kita melihat di film-film India, masyarakat India nampaknya senang sekali, ya, menggunakan perhiasan. Laki-lakinya pun, rata-rata mengenakan anting-anting dan kalung, bahkan dari mereka kecil. Perempuan? Apa lagi. Coba Anda perhatikan, rasanya, dari ujung kepala hingga jari kaki mereka, ada saja asesoris yang disematkan. Kira-kira, apa, ya, alasan mereka menggunakan perhiasan sebanyak itu?

Nyatanya, memang, menjadi kebiasaan di sana, menggunakan perhiasan untuk memperindah penampilan, bahkan untuk setiap bagian tubuh. Tapi tidak asal cantik atau asal pakai, karena perhiasan (atau asesoris) biasanya dibuat untuk melambangkan sesuatu, bermakna, bermanfaat atau untuk mengomunikasikan sesuatu bagi mereka yang melihat. Baik itu bentuk, fungsi dan materialnya.

Misalnya, nih, di India sana, emas melambangkan sesuatu yang suci, emas juga lambang dari kesejaheraan penggunanya. Intinya, semakin banyak dan berat emas yang digunakan, berarti orang tersebut semakin kaya. Perhiasan yang lengkap, menjadikan penggunanya lebih sempurna. Sebaliknya, semakin sedikit perhiasan, artinya orang tersebut hidup kekurangan. Tidak heran, kan, kalau di filmnya, orang-orang kayanya menggunakan emas hingga bertumpuk-tumpuk.

Nah, apa saja jenis perhiasannya? Ada 16 jenis perhiasan utama.

Tika
Anda sering lihat asesoris seperti bandul yang dipakai di kepala? Nah, ini adalah tika. Tika adalah perhiasan dengan rantai, yang diujung satunya berupa kaitan dan bandul diujung lainnya. Bandul ini mesti berada tepat di tengah kening, yang menjadi tempat bagi chakra. Tika juga terkait dengan lambang penyatuan antara wanita dan pria di dunia.

Baru satu yang kita ulas, berarti masih ada banyak lagi. Informasi ini menarik dan layak utuk disimak, loh, makanya, nantikan ulasan selanjutnya mengenai ragam perhiasan India, ya.
 
Image: strandofsilk

Rabu, 19 Oktober 2016

Serunya Wisata ke Pasar


Siapa suka berbelanja di pasar? Ya, di Indonesia juga banyak sekali pasar, tapi bolehlah, sesekali kita wisata di pasar-pasar di luar negeri. Jalan-jalan di pasar seperti ini, menarik, loh, untuk melihat kebiasaan dan budaya asli masyarakat setempat. Selain itu, kan, Anda juga bisa berburu barang-barang dengan harga terjangkau. Asyik, kan?

Men’s Street
Nama lainnya adalah street market. Kawasan ini adalah salah satu kawasan paling sibuk di Hong Kong, terutama ketika malam datang. Pasar jalanan yang berada di area Jordan dan Yau Ma Tei ini, adalah tempat yang tepat jika Anda ingin membeli cendera mata atau berbelanja pakaian. Kawasan ini juga pas sekali untuk menjajal street food ala Hong Kong, misalnya dimsum atau mi goreng khas Kanton. Pasar ini juga banyak menjual barang antik, misalnya kepingan CD langka. Komplet, kan?

Khan Al-Khalili
Yuk, kita berjalan lebih jauh, tepatnya ke Kairo, Mesir. Mungkin setelah melihat kemegahan piramida, Anda tertarik melihat pasarnya, Khan Al-Khalili yang legendaris. Pasar tua yang berada di dekat Universitas Al-Azhar ini, menjual beragam kebutuhan pokok. Nah, karena semakin ramai didatangi wisatawan, pasar ini mulai menjual cendera mata, misalnya lampu-lampu gantung indah yang bakal bikin Anda menyesal jika tidak membelinya.

Pasar ini luas, loh. Jika lelah, beristirahatlah sejenak, sekadar menyeruput kopi, makan kudapan ala Mesir atau menjajal shisha.
Image: alamy

Grand Bazaar
Pasar yang berlokasi di Istanbul ini sudah terkenal di dunia. Bahkan beberapa film Holywood pun pernah menjadikannya sebagai latar belakang film mereka. Pasar ini juga sudah berdiri sejak lama dan sekarang, setidaknya ada 3000 kios bisa Anda ‘jelajahi’. Untuk mempermudah kegiatan belanja Anda, pasar ini dibagi menjadi beberapa bagian menurut jenis barang yang dijual. Misalnya, di sini Anda bisa membeli karpet, kerudung, pakaian, camilan (permen-permen) khas Turki, lampu gantung cantik, souvenir, pajangan hingga asesoris. Banyak, kan?

Pastinya, jangan lupa menawar. Yang lebih menyenangkan lagi, pedagang-pedagang di Grand Bazaar ini senang memberi hadiah buat pelanggannya, loh.

Nah, Anda tertarik mengunjungi pasar-pasar tersebut?