Tampilkan postingan dengan label Pantai kuta lombok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai kuta lombok. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2016

Wisata Desa Adat di Desa Sade


Anda pengin berlibur ke Lombok dalam waktu dekat ini? Jangan datang ke pantai melulu, yuk, sesekali melakukan wisata adat. Indonesia memiliki beberapa lokasi untuk wisata jenis ini. Nah, di Lombok, lokasinya berada di Desa Sade. Sade adalah salah satu dusun yang berada di Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Kalau Anda akan ke Pantai Kuta atau Tanjung Aan, nah, Anda akan melewati desa ada ini.

Apa keistimewaan desa ini? Desa Sade adalah desa yang masih mempertahankan adat istiadat suku Sasak, yang juga adalah penghuni desa ini. Meski Desa Sade sudah memiliki listrik dan jalanan beraspal rapi di depan pintu masuk desa, namun selebihnya, mereka masih menjalankan kehidupan seperti nenek moyang mereka.

Yang paling khas dan terlihat, adalah rumah adat mereka. Dijamin, Anda bakal melihat perumahan dan lingkungan hidup yang sangat berbeda dengan yang Anda lihat sehari-hari, masih asli, khas penduduk asli Lombok. Rumah-rumah yang berjajar rapi ini bernama ‘bale’. Bale masih menggunakan bahan alami, atapnya dari ijuk, dindingnya terbuat dari anyaman baru dan alasnya hanya berupa tanah. Bahkan rumah dibangun tanpa menggunakan paku.

Terdapat 8 jenis bale, masing-masing disesuaikan dengan fungsinya. Tak banyak memang penduduk yang tinggal di sini, hanya sekitar 150 keluarga saja dan mereka adalah pemeluk agama Islam. Makanya, ada masjid sendiri di dalam desa ini.

Membangun rumah ini tak sembarangan, ada beberapa aturan yang mesti dilakukan. Mulai dari ukuran pintu, jumlah anak tangga, ruangan untuk tidur hingga tempat untuk menaruh lampu, semua ada aturannya dan terkait dengan kepercayaan setempat. Jika Anda ke sini, Anda bisa meminta bantuan warga untuk menjelaskannya.

Ada satu hal lagi, nih, yang unik mengenai rumah di Desa Sade ini, masyarakat di sini mengepel lantai rumah mereka dengan air dan kotoran kerbau. Teknik mengepel lantai yang dilakukan turun temurun ini dipercaya bisa membuat rumah menjadi hangat dan mengusir nyamuk. Anda boleh saja merasa jijik ketika membayangkannya, tapi nyatanya, tidak ada bau sama sekali, loh.

Selain rumah adat, Anda juga bisa melihat suasana kehidupan mereka sehari-hari. Ada yang bertani, adapula yang membuat perhiasan dan menenun kain. Perhiasan dan kain ini nantinya akan dijual. Semua prosesnya dilakukan secara tradisional dan hasilnya, cantik sekali. Jangan lupa, untuk membelinya sebagai oleh-oleh.


Tertarik melihatnya langsung? Yuk, kita berlibur ke Lombok.

Image: dutalombok.blogspot

Kamis, 24 Maret 2016

Mengeksplor Pantai Mawun Lombok


Pantai yang terdapat di pesisir selatan Lombok, memang belum banyak dikenal dan dieksplor orang, namun nyatanya, kawasan ini menyimpan beberapa pantai yang menawan. Misalnya, Pantai Mawun yang terletak sejauh 60 km dari Kota Mataram, dengan kondisi jalanan yang (sayangnya) belum memadai. Tepatnya, pantai ini ada di Desa Tumpak, Kecamatan Pujuk, Kabupaten Lombok Tengah.

Pantai Mawun, yang berada di antara Pantai Selong Belanak dan Pantai Kuta Lombok ini, memiliki garis pantai yang bentuknya mirip dengan tapal kuda, dan terdapat 2 bukit di bagian timur dan baratnya.

Uniknya, masing-masing wilayah di pantai ini memiliki karakteristik tersendiri. Misalnya, di bagian tengah pantai, pasirnya putih dan lembut. Pada bagian tengah perairannya, memiliki tingkat kedalaman yang lumayan, ombaknya pun cukup besar karena berada di dekat Samudera Hindia. Di bagian barat, pasirnya lebih besar dan keras karena bercampur dengan pecahan batu karang. Airnya lebih dangkal dan berombak tenang.

Sedangkan di bagian timur, karakteristiknya mirip dengan bagian barat. Sama-sama berombak tenang, karena 2 bagian ini, terdapat bukit yang meredam ombak, pasirnya pun lebih halus. Bagian barat dan timur ini, adalah bagian yang tepat untuk Anda beraktivitas.

Biasanya, pengujung di sini senang berjemur, berenang atau sekadar berfoto. Walaupun belum ramai, tapi setiap harinya, selalu ada wisatawan yang datang, baik itu wisatawan lokal, ataupun dari luar negeri. Suasana yang sepi ini menjadikan kita serasa sedang berlibur di private beach. Nah, jika Anda senang tempat sepi, mungkin pantai ini tepat buat Anda.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berhati-hatilah ketika berenang, terutama jika Anda berlibur membawa anak-anak, karena di pantai ini belum ada penjaga pantainya. Bawalah makanan sendiri, karena di sini belum ada fasilitas, termasuk warung makan. Di sekitar sini ada masyarakat yang memproduksi dan menjual kain tradisional, jika tidak berminat membeli, sebaiknya Anda tidak perlu menanyakan harganya, ya. Jika ingin bermalam, Anda bisa cari di sekitar pusat kota, banyak sekali penginapan yang tersedia.


Nah, jika Anda belum memiliki tujuan wisata, mungkin Anda bisa datang ke Lombok.

Image: lombokmandalika